Jumat, 26 Desember 2014

Penyakit HIV / AIDS pada Masa Kehamilan dan Persalinan

Penyakit HIV / AIDS pada Masa Kehamilan ~ HIV / AIDS adalah salah satu penyakit menular seksual. Penularan penyakit ini sangat lah variatif dan tidak memnadang usia. Oleh sebab itu, Bagi Ibu Hamil yang menderita penyakit HIV / AIDS beresiko tinggi dapat menularkan virus tersebut pada bayinya dalam proses persalinan. Untuk itu, Bagi anda yang menderita penyakit HIV dalam masa kehamilan wajib chek-up dan berkonsulatsi langsung kepada ahli kesehatan. Pada artikel kali ini sangat akan membahasan dampak/ pengaruh penyakit HIV/ AIDS disaat masa kehamilan dan Persalinan. 

Penyakit HIV/AIDS pada Masa Kehamilan dan Persalinan


Pada masa kehamilan, kemungkinan bayi tertular HIV sangatlah kecil. Hal ini disebabkan karena terdapatnya plasenta yang tidak dapat ditembus oleh virus itu sendiri. Oksigen, makanan, antibodi dan obat-obatan memang dapat menembus plasenta, tetapi tidak oleh HIV. Oleh sebab itu, Resiko penularan penyakit HIV sangat rentan pada masa persalinan karena penularan HIV terjadi melalui transfusi fetomaternal atau kontak antara kulit atau membrane mukosa bayi dengan darah atau sekresi maternal saat melahirkan. Selain itu, proses persalinan yang lama dapat meningkatkan resiko penularan. Untuk menghindari resiko tersebut, persalinan dapat dipersingkat dengan section caesaria.
 
Anjuran :
 
1.Untuk menghindari menulran HIV terhadap bayi sebaiknya anda tidak menyusui bayi karena  ibu yang menyusui bayinya mempunyai resiko menularkan HIV sebesar 10- 15% dibandingkan ibu yang tidak menyusui bayinya. Risiko penularan melalui ASI tergantung pada:
  • Pola pemberian ASI, bayi yang mendapatkan ASI secara eksklusif akan kurang berisiko dibanding dengan pemberian campuran.
  • Patologi payudara: mastitis, robekan puting susu, perdarahan putting susu dan infeksi payudara lainnya.
  • Lamanya pemberian ASI, makin lama makin besar kemungkinan infeksi.
  • Status gizi ibu yang buruk. 

2.Orang tua wajib mengetahui risiko penularan pada anak dengan mengetahui status HIV sejak dini. Berkonsultasilah kepada dokter yang menangani anda.
 
3.Imunisai juga merupaka salah satu peluang untuk mengurangsi faktor resiko penyakit HIV terhadap anak. 
 
Inforsami Pencegahan dan pengobatan Penyakit HIV / AIDS selengkapnya baca Artikel Tips Pengobatan HIV/AIDS dan Obat HIV AIDS

Semoga bermanfaat.......